Kelabu masih disini


Termenung lelap hati
jemu letih mengiringi
semangat menjauh pergi
hanya duduk terdiam disini

Pagi tak seindah pelangi
hanya kelabu menaungi
rintik menerus taburkan lara hati
gundah bersenandung tiada henti

Sejenak mata memandangi
hadir awal sinar matahari
namun tetap lara menyelimuti
masih memaksa duduk disini

Untuk apa bila selalu begini
aku disini

Iklan

20 responses to “Kelabu masih disini

  1. napa sh de? kenapa harus lara hati kalau masih ada senyuman mentari pagi,, masih terdengar kicauan burung masih ada kokok ayam.. hidup ini masih indah de .. heheh

    salam sukses selalu . πŸ™‚

  2. sejujurnya gue kurang ngerti bro..
    Tapi numpang ngikut ya..
    ”janganlah kau bersedih hati
    karena kau selalu kami nanti
    kedatanganmu bak pelangi
    yang datang saat hujan berhenti”.
    Oke kan bro?
    Hehehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s