Jeritan hati

Rasa hati yang tak bernyanyi

tak seperti kicau burung sambut mentari

hati hanya luapan emosi

teraniaya dunia menyakiti

Dimanakah ketenangan hati

kemanakah mencari

Sujud mohon dalam jeritan hati

hati penuh dosa bagai menari

bagai hiasan terangi hari

tak sadar jiwa teracuni

perlahan mendekat mati

akhir menangis meratap diri

Iklan

22 responses to “Jeritan hati

  1. absen Bro. Hahahaha..

    Btw, puisinya keren abissszzz (saking kerennya sampe mesti pake huruf Z segala tuh. Hahahahah). Ajarin gue dong supaya bisa nulis puisi kaya gini… 😦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s