Melangkah


Aku si pemalu sejati
bersenandung lewat puisi
puisi cerita perjalanan hari
hari-hari dalam meraih mimpi

Hari tak selalu hadir bahagia
seperti pena hilang tinta

Aku tetap berjalan melangkah
pecah-pecah hadirkan gerah
berharap berhenti untuk lelah
dan aku tetap berjalan
taakan menyerah

Iklan

21 responses to “Melangkah

  1. Ping-balik: Dede Supriadi, Penyair Muda yang Mencintai Rima « Usup Supriyadi

  2. yu melangkah lebih dekat ke KEMULIAAN-Nya
    ………………….
    bismillah …
    meminta maaf tidak menjadikan kita HINA
    memberi maaf juga jangan membuat diri kita BANGGA
    TAPI saling memaafkan membuat kita MULIA
    dari hati yang paling dalam kami sekeluarga memohon ma’af atas segala kesalahan. yang tak pernah luput sejak terbit matahari hingga tenggelam.
    mari siapkan diri dan keluarga dengan ILMU dan IMAN menyambut dan menyusuri NIKMATNYA RAMADHAN DENGAN PAHALA YANG BERLIPAT-LIPAT.
    MARHABAN YA RAMADHAN ….
    ****************
    bchree dan keluarga πŸ˜€ πŸ˜€ πŸ˜€ πŸ™‚
    lumajang, jawa timur, Indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s